Ekonomi – Cianews – Kabupaten Bogor bersiap menghadapi arus mudik Lebaran 2025 dengan mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 6.000 personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, dan instansi terkait akan diterjunkan untuk mengamankan jalur mudik dan memastikan kenyamanan pemudik. Hal ini disampaikan Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, usai apel pasukan di Mako Kodim, Kamis (20/3).
Anggota Polres Bogor sendiri akan menurunkan 1.094 personel. "Namun, dengan dukungan gabungan TNI dan stakeholder lainnya, total personel yang terlibat mencapai hampir 6.000 orang," ujar AKBP Rio. Untuk mendukung pengamanan, akan didirikan 20 posko di berbagai titik di Kabupaten Bogor. Rinciannya, 17 pos pengamanan (pospam), 1 pos pelayanan (posyan), 1 pos terpadu, dan 1 posko gabungan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turut memberikan keterangan terkait apel ketupat Lodaya 2025 ini. Ia menekankan pentingnya kesiapan dalam menyambut Idulfitri 2025, menjaga stabilitas keamanan jalur lalu lintas, dan memastikan kesiapan seluruh personel. Rudy juga berpesan agar seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bogor selama periode mudik. "Ini pesan khusus dari TNI dan Polri kepada Pemkab Bogor agar melayani masyarakat dengan baik saat Hari Raya Idulfitri," pungkas Rudy. Dengan kekuatan gabungan yang signifikan ini, Kabupaten Bogor optimistis dapat mengamankan arus mudik Lebaran 2025 dengan lancar dan aman.

Related Post
Tinggalkan komentar