Hujan Deras Masih Ancam Bandung? Ini Kata BMKG!

Hujan Deras Masih Ancam Bandung? Ini Kata BMKG!

Ekonomi – Cianews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung baru-baru ini merilis analisis cuaca terkini untuk Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung. Analisis tersebut menunjukkan potensi hujan masih cukup tinggi di wilayah tersebut. Suhu permukaan air laut (SST) yang hangat di perairan Jawa Barat berkontribusi pada pembentukan awan hujan skala lokal. Kelembapan udara di lapisan 850 hingga 700 milibar pun tercatat cukup tinggi, berkisar antara 60 hingga 95 persen.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan prediksi cuaca di Jawa Barat umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat. Wilayah utara Jawa Barat, meliputi Subang, Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, bahkan berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Kondisi ini diperparah dengan dinamika cuaca lokal di Kabupaten Bandung dan sekitarnya yang mendukung pertumbuhan awan konvektif. Kelembapan udara di lapisan 850 mb dan 700 mb di wilayah tersebut mencapai 55 hingga 95 persen.

Hujan Deras Masih Ancam Bandung? Ini Kata BMKG!
Gambar Istimewa : jabarekspres.com

Analisis pola angin menunjukkan dominasi angin baratan (Monsun Asia). Suhu minimum di Kabupaten Bandung dan sekitarnya tercatat antara 20 hingga 22 derajat Celcius, sementara suhu maksimum mencapai 29 hingga 33 derajat Celcius. Data BMKG Bandung mencatat suhu minimum terendah di bulan Februari 2025 adalah 20,6 derajat Celcius pada tanggal 12 Februari, dan suhu maksimum tertinggi 33 derajat Celcius pada tanggal 11 Februari.

Rahayu menambahkan, proses pembentukan awan hujan (konveksi) di siang hari menyebabkan suhu panas, sementara hujan di sore, malam, dan pagi hari menurunkan suhu. Ia menegaskan bahwa Jawa Barat masih berada dalam periode musim hujan, ditandai dengan peningkatan curah hujan signifikan yang telah memenuhi kriteria musim hujan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi hujan lebat dan dampaknya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar