Ekonomi – Cianews – Sungai Citarum di kawasan Oxbow Cicukang, Kabupaten Bandung, kembali dibanjiri sampah. Ironisnya, baru beberapa waktu lalu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bersama Pemprov dan Pemkab Bandung melakukan pembersihan besar-besaran. Namun, sampah dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung yang terbawa anak sungai kini kembali memenuhi aliran sungai sepanjang kurang lebih 500 meter.
Deani (31), warga setempat, menuturkan tumpukan sampah mulai terlihat signifikan sejak Senin (24/2) lalu, setelah hujan deras mengguyur beberapa hari sebelumnya. "Sampahnya baru sekitar seminggu ini menumpuk, karena sebelumnya kan baru dibersihkan BBWS. Jadi, sekitar hari Senin itu penuh lagi, pas hujan deras dari siang," ujarnya.

Hingga kini, belum ada tindakan lanjutan dari BBWS atau instansi terkait untuk mengatasi masalah ini. "Belum ada (aksi pembersihan), cuma seminggu lalu ada pengecekan," kata Deani.

Related Post
Kekhawatiran warga pun beralasan. Tumpukan sampah yang tak tertangani dikhawatirkan memicu banjir, terutama saat hujan deras. "Yang dikhawatirkan itu pas hujan terus, takutnya banjir. Sampahnya naik, meluap ke pemukiman, sampai ke gang-gang," jelas Deani.
Pengalaman pahit pernah terjadi. Aliran sungai ini kerap meluap saat hujan dan sampah menumpuk. "Sering meluap, kalau kondisi begini sih belum meluap. Kemarin di kota meluap, tapi sekarang belum. Tapi tetap dikhawatirkan sampahnya naik kalau terus menumpuk dan hujan. Nanti tumpah ke pemukiman. Sampai naik ke jalanan, sampai ke warung saya. Biasanya di sini selutut, jadi jalan nggak bisa dilewati," tambahnya. Bahkan, di beberapa titik, tumpukan sampah mencapai selutut hingga sepinggang orang dewasa.
Kejadian ini menjadi sorotan dan mempertanyakan efektivitas pembersihan sebelumnya serta langkah antisipasi agar kejadian serupa tak terulang. Perlu adanya kolaborasi yang lebih efektif antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan Sungai Citarum.
Tinggalkan komentar