Ekonomi – Cianews – Direktur Utama B-Universe, Rio Abdurachman, membuat prediksi mengejutkan terkait potensi pasar produk halal di Indonesia. Dalam forum diskusi "Ekonomi Syariah: Gaya Hidup Halal dan Tren untuk Konsumen" di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta (27/2/2025), ia memproyeksikan pengeluaran masyarakat muslim untuk produk halal akan mencapai angka fantastis: Rp 3 triliun pada tahun 2025!
Lebih dari itu, proyeksi konsumsi halal nasional diperkirakan mencapai 281,6 miliar, berkontribusi signifikan terhadap PDB nasional hingga 11.700 triliun atau 48,34 persen pada tahun yang sama. Abdurachman menegaskan, gaya hidup halal bukan sekadar tren, melainkan standar baru ekonomi global yang telah merasuk ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari fesyen hingga kuliner. "Gaya hidup halal sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari lifestyle kita," tegasnya.

Namun, potensi besar ini perlu diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat tentang ekonomi syariah. Abdurachman menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas untuk mewujudkannya. "Pertemuan-pertemuan seperti ini krusial untuk memperkuat kolaborasi," tambahnya.

Related Post
Senada dengan Abdurachman, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, berharap Indonesia tak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga pemain utama dalam industri ini. "Kita jangan sampai ketinggalan, Indonesia harus menjadi pemain utama, bukan hanya pasar," tegas Friderica. Prediksi ini tentu menjadi angin segar bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia dan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.
Tinggalkan komentar